Sesungguhnya seorang lelaki yang pendiam. Menyimpan rasa yang besar terhadap seorang perempuan. Ya, begitu cara nya untuk mengungkapkan. Secara diam, tapi tetap memperhatikan. Malah bisa jadi lebih perhatian di banding laki laki yang memperlihatkan rasa sayangnya. Karena dengan cara diam lah ia lebih leluasa untuk memperhatikan, sekaligus melindungi orang yang dia sayang tanpa harus menggangu nya.
Perasaan yang begitu membuncah, tanpa bisa dicegah lagi. Tapi pikiran tetap memenjarakan rasa itu di hatinya. Karna ia takut, jika mengungkapkan akan merubah semuanya. Memperburuk segalanya. Ia takut perempuan ituakan menghindar, menjauh. Atau bahkan pergi, bisa jadi ke tempat yang ia tidak bisa jangkau, karna tempat itu sudah ditaburi ranjau dan 1001 alat jebakan. Tapi ia tetap bertahan. Tetap berdoa dalam diam nya. Tetap memperhatikan walau dengan kecemasan. Cemas kenapa? Mungkin karna ia takut terlambat. Terlambat mengungkapkan apa yang dia rasa. Terlambat untuk menggapai perempuan yang dicintainya. Terlambat karena terlalu lama mempersiapkan hatinya. Mungkin. Rasa di hatinya akan ia simpan selamanya. Mencintai seseorang secara diam diam, mungkin lebih menyakitkan dibanding dicampakan. Namun ia tetap tegar. Berdiri di dekatnya, dan siap membantunya kapan pun wanita itu membutuhkan. Walau hanya mendapatkan kata terima kasih. Tapi ia tetap bahagia. Karna pengorbanan nya tidak sia sia, sebanding dengan melihat perempuan itu bahagia, walaupun bukan dengannya.
Karena itu sesungguhnya perasaan yang benar benar datang dari sebuah ketulusan hati yang paling dalam
12.11.12
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
What do ya think ?